PROGRAM INOVASI

Integrasi Ketahanan Pangan

Melatih kemandirian dan jiwa agrososiopreneur peserta didik melalui budidaya tanaman pangan dan perikanan di lahan sekolah.

Mengapa Ketahanan Pangan di Sekolah?

Menghadapi isu krisis pangan global, SMAN 1 KEDAMEAN mengambil inisiatif untuk menjadikan lingkungan sekolah sebagai laboratorium hidup.

Kami mengintegrasikan proyek ketahanan pangan ke dalam intrakurikuler maupun Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Siswa diajarkan bagaimana memanfaatkan lahan terbatas (urban farming) untuk menghasilkan bahan pangan bergizi dan bernilai ekonomis.

Urban Farming & Hidroponik

Pemanfaatan dinding dan lahan sempit sekolah untuk menanam sayuran konsumsi seperti Pakcoy, Selada, dan Kangkung menggunakan sistem irigasi hemat air.

Budi Daya Perikanan / Akuaponik

Memadukan budi daya ikan lele atau nila dengan tanaman sayur. Air limbah ikan dimanfaatkan sebagai pupuk alami yang disaring kembali oleh akar tanaman.

Kewirausahaan Pangan (Agrososiopreneur)

Siswa tidak hanya belajar menanam, tetapi juga mengolah hasil panen menjadi produk makanan bergizi dan memasarkannya dalam event "Market Day" sekolah.